Langsung ke konten utama

Postingan

WANITA MISTERIUS DARI FACEBOOK - Alister N

WANITA MISTERIUS DARI FACEBOOK Setelah sekian lama sibuk bekerja, akhirnya hari ini bisa rebahan sepuasnya. Ada segelas kopi hitam dan nastar. Nastar yang selalu menjadi kue andalan saat akhir tahun tiba. Buatan mama. Niatnya sih mau membaca, tetapi mata ini terganggu dengan satu akun Facebook yang baru saja mengkonfirmasi pertemanan dengan saya. Sekilas tidak ada bedanya akun ini dengan yang lain. Yang buat penasaran adalah isi linimasa akun cewek ini. Ada banyak puisi, potongan syair lagu, dan beberapa vidio kucing. Saya tidak tahu apa puisi-puisi itu ia tulis sendiri atau sekadar mengutip dari berbagai sumber. Sekian lama membaca puisi-puisinya membuat saya semakin gila. Jiwa jomlo merontah-rontah. Saya makin penasaran seperti apa orangnya. Tetapi? Bagaimana cara mendekatinya? Saya tidak punya pengalaman yang bagus soal mendekati cewek. Terakhir kali saya berkencan dengan seorang wanita, berakhir dengan nomor saya diblokir. Akun Facebooknya di Massanger menjadi ‘Penggun...

TRAUMA MASA KECIL - GHEA

TRAUMA MASA KECIL Aku yang di anggap anak paling sukses di kampungku, karena memiliki banyak sawah, rumah megah hasil dari kerja di Negeri orang. menyembunyikan rahasia kelam masa kecil. Yang tak ada seorang pun tau dan itu membuat sesak dan trauma dalam hati. Aku adalah anak ke 4 dari 5 saudara. Bapak ku telah meninggal saat aku kelas 1 SD. Ibuku seorang petani, menggarap ladang sepetak peninggalan bapak ku. Kakak pertama ku bekerja di luar kota sebagai pembantu, kakak kedua ku perempuan yang setiap hari bertugas memasak dan mengurus rumah serta momong adik bungsu ku, kakak ketiga ku laki-laki bertugas membantu ibu di ladang. Dan tugas ku adalah menjaga hewan ternak berupa  seekor sapi milik orang lain yang di rawat oleh keluarga ku, jika kelak sapi beranak maka anak nya akan di jual dan di bagi dua dengan ibu ku. Aku menjaga sapi di lapangan penuh rumput agak jauh dari rumah. Orang menyebut nya angon. Saat angon sapi aku tidak sendirian aku berdua dengan tetanggaku yang ...

Sahabat - Dinda Astari Sinurat

Sahabat “Na, di ATM mu ada uang berapa?” tanyaku pada Aina, saat kami mengantri mengambil wudhu didepan tempat wudhu di mushola kampus. “1,9 juta, Dit. Kenapa?” tanyanya sambil menatap tajam mataku. “Aku ada perlu, aku pakai dulu semua boleh? Seminggu lagi aku bayar. Boleh ya Na. Aku minta tolong banget. Please,” Ku pegang erat tangannya, memandang matanya dengan wajah memelas berharap dia luluh. “Oke, aku kasih. Tapi beneran satu minggu yah. Aku perlu uang pegangan untuk beli obat dadakan soalnya.” “Oke,” jawabku bersemangat lalu memeluk tubuhnya. Aina yang ku peluk malah mendorong jidatku agar aku melepaskan pelukannya. Aina adalah sahabat terdekatku. Dia merupakan anak yang taat dan mandiri. Sholat dan ibadah shunnah tidak pernah lepas dari dirinya. Bahkan dia sering membawa Al Qur’an kecil untuk dia baca saat menunggu jam perkuliahan selanjutnya. Aina juga anak yang cerdas, menjadi sahabatnya berhasil menyelamatkanku dari telat wisuda. Sebelum dekat dengannya IPku hanya be...